Friday, 5 March 2010

Perempuan Punya Cerita


Well, ini adalah film keluaran Januari 2008 yang dari dulu pengen banget saya tonton tapi akhirnya baru bisa nonton sekarang. Dulu film ini keluar hanya di jajaran bioskop2 Blitz, dan bioskop 21 keliatannya emang ga berani menampilkan film2 dengan alur cerita 'berani' seperti ini.

Sebelum menonton film ini saya punya ekspektasi yg cukup tinggi setelah denger review temen2 yg udah nonton dan juga jajaran pemainnya, dan setelah menonton...ekspektasi saya tidak salah. I'm not good at reviewing movie but at least I will tell you my own perspective about this movie.

Perempuan Punya Cerita is an omnibus film, consist of 4 stories and directed by 4 women.
Review yg saya tulis 'mungkin' akan memberi sedikit spoiler, hanya gambaran sekilas tentang masing2 cerita namun bukan endingnya :)

Cerita Pulau adalah cerita pembuka tentang seorang bidan di kepulauan lepas Jakarta yang punya seorang anak yg menderita cacat mental. The issue of this story is about how society react on abortion, bagaimana masyarakat mendiskriminasi mereka yang 'berbeda', dan bagaimana uang sepertinya bisa mensubstitusikan sebuah kesalahan.

Cerita kedua adalah Cerita Yogyakarta. Cerita ini disutradarai oleh Upi yg punya karakteristik mengekspos youth rebel dan pergaulan anak muda. Film2 yg dia sutradarai hampir mempunyai karakteristik yg mirip, contoh saja "Realita Cinta dan Rock n' Roll" dan "Radit dan Jani".
Issue yg diangkat disini adalah soal "Seks", dimana pergaulan remaja Jogja yg diekspos secara gamblang tentang bagaimana mereka menanggapi soal seks. Buat yg ngerti Bahasa Jawa, di cerita ini karakternya banyak menggunakan aksen medok khas Jogja dan membuat feeling cerita kedua ini terlihat alami. Personally, this story is my favorite one :) (psst..in this movie, Fauzi Baadilah is a umm...how to say it...a bastard, hahaha)

Cerita ketiga adalah Cerita Cibinong yang disutradarai oleh Nia Dinata. Cerita ini digambarkan dengan karakteristik noir, alur ceritanya serasa gelap dan miris. Isu yg diangkat disini mostly adalah human trafficking dan popularity gimmicks. Mengisahkan tentang kehidupan seorang ibu yg bekerja di klub dangdut sebagai tukang bersih2 dan punya seorang anak perempuan bernama Maesaroh yang mengalami pelecehan seksual. Diantara jepitan ekonomi dan keinginan untuk menjadi populer, teman si ibu tergoda tawaran bekerja di Jakarta dan sang promotor hendak memberi pekerjaan 'menjanjikan' kepada si Maesaroh yg masih di usia remaja. Well..that offer is only a gimmicks anyway...

Cerita terakhir adalah Cerita Jakarta, lain dari cerita ketiga, di cerita keempat ini gambar2 yg ditampilkan lebih cerah namun masih mengangkat tema yg sensitif. Susan Bachtiar sebagai pemeran utama wanita benar2 sukses memerankan sosok ibu single parent yg menghadapi sebuah realita yang keras between choosing her daughter and her fight with AIDS. (FYI, Winky Wiryawan nongolnya bentaaar doang -.-'')

Buat kamu yg apatis akan film Indonesia yg kebanyakan cuma mengandalkan komedi2 jorok, hantu segala ras dan jenis, atau cinta2an remaja memble, kamu ga akan menemukan hal itu di film ini.
Watching this movie is an enjoyable yet ironic journey, exposing fact around us that people want to hide from society.

buat yg mau donlot, ini link rapidnya

http://rapidshare.com/files/184682305/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.001
http://rapidshare.com/files/184695637/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.002
http://rapidshare.com/files/184710030/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.003
http://rapidshare.com/files/184726859/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.004
http://rapidshare.com/files/184746550/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.005
http://rapidshare.com/files/184770174/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.006
http://rapidshare.com/files/184795164/Perempuan.Punya.Cerita.XviD.NekO.avi.007

No comments:

Post a Comment